BREAKING NEWS

Masyarakat Selalu Jadi Korban Kelicikan Pihak Oknum Polisi



Tangerang, Gemabanten.com - Sungguh disayangkan, betapa tidak manusiawinya perlakuan pihak Samsat Jakarta. Masyarakat kembali menjadi korban dugaan penipuan aparat kepolisian.


Kendati warga sudah melunasi pajak motor di Samsat Jakarta Utara, seorang polisi dengan mudah mengatakan, “Itu kesalahan kami.” Padahal, masyarakat yang menjadi korban berasal dari wilayah Balaraja, Tangerang. Polisi pun menyarankan agar warga datang kembali pada 1 September 2025 untuk mengambil berkas. Namun, sesampainya di Samsat, warga justru mendapat jawaban yang tidak manusiawi: “Maaf, tiga minggu lagi saja balik lagi.”


Aldo Napitupulu, salah seorang warga yang mengurus pajak di Samsat Jakarta Utara, mengaku kecewa.


> “Saya bertaruh nyawa untuk memenuhi anjuran pihak Samsat. Tetapi polisi dengan gampang mempermainkan nasib masyarakat kecil. Kok bisa begini perlakuan kepolisian kepada rakyat?” ungkapnya.



Sementara itu, Lasman Napitupulu, SH, selaku bidang hukum Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) mengatakan, dirinya tidak heran dengan sikap aparat.


> “Kita sudah sering melihat minimnya kepedulian aparat terhadap masyarakat. Jangan sampai hilang rasa percaya masyarakat terhadap institusi kepolisian,” tegasnya.

Darma Uli Pakpahan, sebagai pemohon, juga meluapkan kekecewaannya.


> “Saya sebagai warga negara yang taat hukum sangat kecewa. Bagaimana jika saya tidak mengikuti arahan pihak polisi? Anak saya saya relakan berangkat dari Balaraja ke Tanjung Priok, tapi yang didapat hanya rasa kecewa. Itu anak saya sudah taruhan nyawa berangkat, mengingat kondisi banyak daerah sedang terancam demo. Namun kenyataannya, hasil yang didapat sungguh sangat mengecewakan,” keluhnya dengan perasaan mendalam.


Penulis: Makmur Napitupulu

Posting Komentar
ADVERTISEMENT