MTQ ke-2 Desa Cirumpak Resmi Digelar: Simbol Syiar Islam dan Ukhuwah Warga
Gemabanten.com//Cirumpak, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Banten — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-2 Desa Cirumpak sukses diselenggarakan pada Jumat hingga Minggu, 19–21 September 2025. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam penguatan iman, ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
Acara dibuka secara resmi oleh Camat Kronjo, M. Mumu Mukhlis, S.STP., M.Si, didampingi Staf Ahli Bupati Tangerang Bidang Kemasyarakatan dan SDA, Achmad Kasori, SKM, M.Si. Hadir pula Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tangerang, para kepala desa se-Kecamatan Kronjo, ulama, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi bukti dukungan dan kepedulian bersama terhadap syiar Islam di tingkat desa.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Cirumpak, H. Ridwan, S.Sy, menyampaikan bahwa MTQ ke-2 ini diharapkan tidak hanya menjadi rutinitas seremonial, melainkan mampu menumbuhkan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia serta mempererat persaudaraan di tengah masyarakat.
Tujuan Pelaksanaan MTQ ke-2 Desa Cirumpak
1. Menjadikan MTQ sebagai sarana syiar Islam, melalui penampilan qori dan qoriah dengan bacaan Al-Qur’an yang tartil dan indah.
2. Mempererat ukhuwah Islamiyah antarwarga Desa Cirumpak, lintas usia, serta antar-desa di Kecamatan Kronjo.
3. Meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an dan mendorong generasi muda agar lebih aktif dalam kegiatan keagamaan.
Penyelenggaraan MTQ ke-2 ini digagas oleh Pemerintah Desa Cirumpak bekerja sama dengan LPTQ Desa dan Kecamatan Kronjo, dengan dukungan penuh dari aparat desa, tokoh agama, dan masyarakat setempat.
H. Ridwan mengungkapkan rasa bangga atas antusiasme masyarakat:
“Saya berharap MTQ ini tidak hanya berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi mampu menjadi tradisi yang memperkuat ajaran Al-Qur’an, memupuk moral, dan membangun karakter masyarakat Qur’ani,” ujarnya.
Camat Kronjo dalam kesempatan yang sama memberikan apresiasi tinggi kepada Pemdes Cirumpak atas terselenggaranya kegiatan ini, serta mengajak masyarakat menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sehari-hari.
Sementara itu, Staf Ahli Bupati menegaskan bahwa MTQ memiliki dimensi religius, sosial, dan budaya: mempererat kerukunan, kebersamaan, serta memperkuat identitas keagamaan masyarakat desa.
MTQ ke-2 Desa Cirumpak diikuti sekitar 260 peserta dari berbagai kategori. Untuk memeriahkan kegiatan, panitia juga menggelar pawai ta’aruf pada Jumat pagi dengan rute dari Bumdes Cirumpak menuju Gagunung, yang diikuti ratusan warga dengan penuh semangat.
Panitia menyiapkan beragam doorprize menarik bagi peserta pawai, mulai dari sepeda, kipas angin, dispenser, kulkas, kompor gas, hingga smartphone. Kupon undian diperoleh masyarakat yang ikut serta dalam pawai tersebut.
Kehadiran MTQ membawa dampak positif bagi warga. Seorang pemilik warung kecil di Kp. Cirumpak Ilir, Maesaroh, mengaku usahanya ikut terbantu:
“Inilah rezeki yang tak terduga bagi penggiat ekonomi kecil seperti saya. Alhamdulillah, omzet warung meningkat karena banyak orang datang selama acara berlangsung.”
Bagi warga lainnya, pawai, lomba, serta hadiah doorprize menjadi hiburan sekaligus sarana mempererat silaturahmi antarwarga.
MTQ ke-2 Desa Cirumpak ditutup dengan penyerahan piagam secara simbolis kepada para pemenang lomba. Acara berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa dengan kepemimpinan yang peduli serta dukungan masyarakat, syiar Islam dapat terus tumbuh subur di tingkat desa. MTQ Desa Cirumpak kini tak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga wadah pembinaan moral, religi, dan kebersamaan warga.
Red.
