Kepedulian Kades Patramanggala Tidak Memandang Batas Wilayah
![]() |
| Potret Kades Patramanggala Membabtu Evakuasi Tanpa Memandang Batas Wilayah (Dok. Istimewa) |
Kabupaten Tangerang,//Gemabanten.com – Semangat kepedulian sosial yang mendalam kembali terpancar di tengah musibah yang melanda Kabupaten Tangerang. lebih tepatnya di Kampung Kendayakan, Desa Legok Sukamaju, kecamatan Kemiri. Sosok pemimpin lokal, Lurah Patramanggala, Jayadi, menunjukkan bahwa altruisme tidak dibatasi oleh sekat administratif maupun garis wilayah. Beliau turun langsung ke lokasi demi meringankan beban sesama yang sedang dirundung duka akibat luapan air yang tak terkendali. Minggu(25/1/26) .
Langkah konkret tersebut diwujudkan melalui pemberian dukungan logistik yang diserahkan langsung kepada Kepala Desa Legok Sukamaju. Penyaluran bantuan Sembako ini bertujuan untuk menjamin ketersediaan pangan bagi warga yang terdampak genangan air cukup parah.
Kolaborasi antar-pemimpin tingkat desa dan kelurahan ini menjadi bukti nyata bahwa solidaritas di Kecamatan Kemiri masih terjaga dengan sangat kokoh.Tidak hanya sekadar memberikan bantuan materi, Lurah Jayadi juga terjun ke episentrum bencana untuk melakukan aksi penyelamatan. Beliau terlibat aktif dalam memindahkan penduduk dari rumah-rumah yang terendam menuju lokasi yang lebih aman. sekitar pukul 02:00 wib. Proses perpindahan warga ini dilakukan dengan penuh kehati-hatian guna memastikan keselamatan kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak.
Kegiatan evakuasi yang dilakukan oleh sang Lurah berlangsung dengan dedikasi tinggi hingga menembus sunyinya malam. Meski waktu telah menunjukkan dini hari, semangat untuk menyelamatkan nyawa dan raga masyarakat tidak kunjung surut. Kehadiran para pemimpin di tengah kegelapan dan dinginnya air banjir memberikan suntikan moral yang besar bagi para penyintas yang merasa putus asa.
Di sela-sela aktivitasnya membantu warga, Lurah Jayadi mengungkapkan bahwa aksi ini murni merupakan panggilan nurani sebagai sesama makhluk sosial. Menurut beliau, duka yang dialami oleh masyarakat Desa Legok Sukamaju adalah duka bersama yang harus dipikul secara kolektif.
"Kami tidak melihat ini sebagai tugas wilayah lain, melainkan tanggung jawab kemanusiaan yang harus segera dituntaskan tanpa menunda waktu," ujarnya dengan tegas. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa filantropi tidak seharusnya terbentur oleh aturan birokrasi yang kaku di saat kondisi darurat.
Aksi heroik ini diharapkan dapat memantik inspirasi bagi elemen masyarakat lainnya untuk saling bahu-membahu dalam menghadapi cobaan alam. Sinergi antara Kelurahan Patramanggala dan Desa Legok Sukamaju menjadi potret indah tentang bagaimana persaudaraan mampu menembus batas-batas geografis. Keberlanjutan bantuan dan pemantauan di posko utama tetap menjadi fokus utama hingga air benar-benar surut dari kawasan tersebut.
Sumber : Forum Jurnalis Kemiri
