Ketua JBB Kasman, Sampaikan Ucapan Happy Wedding untuk Saeful Bahri dan Siti Munasaroh
Pandeglang, Banten gemabanten.com – Ketua Jurnalis Banten Bersatu (JBB), Kasman, menyampaikan ucapan selamat sekaligus doa kepada pasangan Saeful Bahri dan Siti Munasaroh yang akan melangsungkan akad nikah dan resepsi pernikahan pada Rabu, 8 Juli 2026, di Kampung Ranca Karya, Desa Cibungur, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.
Dalam pernyataannya, Kasman menegaskan bahwa pernikahan bukan sekadar momentum seremonial yang mempertemukan dua insan dalam ikatan hukum dan adat, melainkan sebuah peristiwa peradaban yang mengandung dimensi spiritual, moral, dan sosial. Menurutnya, Islam memandang pernikahan sebagai jalan suci untuk membangun keluarga yang menjadi fondasi lahirnya masyarakat yang berakhlak, berkeadaban, dan berkeadilan.
"Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta'ala yang telah mempertemukan dua hati dalam ikatan suci pernikahan, sebuah ibadah yang penuh kemuliaan dan keberkahan. Atas nama keluarga besar Jurnalis Banten Bersatu (JBB), saya mengucapkan selamat menempuh hidup baru kepada Saeful Bahri dan Siti Munasaroh. Semoga Allah SWT melimpahkan keberkahan, menghadirkan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah, serta menjadikan rumah tangga yang dibangun sebagai ladang ibadah dan pengabdian kepada Allah SWT," ujar Kasman.
Ia menambahkan bahwa dalam perspektif filsafat Islam, keluarga merupakan madrasah pertama yang melahirkan generasi berilmu, berakhlak, dan bertanggung jawab. Dari keluarga yang kokoh, menurutnya, akan lahir masyarakat yang kuat, bangsa yang bermartabat, serta peradaban yang berlandaskan nilai-nilai ketuhanan dan kemanusiaan.
"Pernikahan bukan semata menyatukan dua nama, melainkan menyatukan dua amanah untuk saling menjaga, saling menguatkan, dan bersama-sama menapaki jalan kehidupan dengan kesabaran, keikhlasan, serta ketakwaan. Ketika cinta dipandu oleh iman, maka rumah tangga akan menjadi ruang bertumbuhnya kasih sayang, kebijaksanaan, dan keberkahan," katanya.
Kasman juga mengajak masyarakat untuk memaknai setiap pernikahan sebagai ikhtiar membangun masa depan bangsa melalui penguatan institusi keluarga. Menurutnya, kemajuan suatu bangsa tidak hanya diukur dari pencapaian ekonomi dan teknologi, tetapi juga dari kualitas moral keluarga yang menjadi pilar utama kehidupan sosial.
Menutup pernyataannya, Kasman memanjatkan doa sebagaimana yang diajarkan Rasulullah SAW:
"Semoga Allah memberkahi kalian berdua, melimpahkan keberkahan atas kalian, dan menghimpun kalian berdua dalam segala kebaikan." (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi).
Ucapan tersebut menjadi refleksi bahwa pernikahan dalam Islam tidak hanya dimaknai sebagai kebahagiaan pribadi, tetapi juga sebagai awal perjalanan panjang dalam membangun keluarga yang membawa manfaat bagi agama, masyarakat, bangsa, dan negara. Dengan fondasi iman, ilmu, dan akhlak, keluarga diharapkan menjadi sumber lahirnya generasi yang mampu menjaga nilai-nilai kemanusiaan sekaligus mengokohkan peradaban Indonesia yang religius, harmonis, dan bermartabat.
Reporter "Wawan
