Adanya Dugaan Korupsi Terkait Pembangunan RSUD di Kecamatan Cilograng,Ormas badak Banten akan lakukan Aksi di kantor Dinas kesehatan Provinsi Banten
Font Terkecil
Font Terbesar
LEBAK, GEMABANTEN.COM - Badak banten akan gelar aksi demo di dinkes provinsi banten
Dalam hal ini badak banten menduga ada keterlibatan banyak pihak sehingga proses pembangunan RSUD cilograng yang penuh masalah diam dan tidak ada tindakan apapun dari pihak Dinkes peropinsi Banten.
Maka dari itu kami unsur masyarakat peduli adanya pembangunan, ormas badak banten( BB)0 yang di kawal oleh Pokja wartawan Jona 1V Lebak selatan meminta,kepada seluruh elemen pemerintah yang mempunyai tugas dan fungsi pengawasan auditor untuk lebih meningkatkan pengawasan pembangunan yang di lakukan para pihak pelaksana kegiatan tersebut.tegas nya
Adapun dugaan indikasi kerugian pemerintah atau negara terkait pembangunan ( RSUD) Cilograng yang terletak di desa cijengkol kecamatan cilograng KB Lebak peropinsi Banten di antaranya.contoh nya dari satuan rendah yang di berikan Maincon( PP urban) kepada vendor,serta pemakaian matrial kualitas rendah,serta adanya pengurangan dugaan pengurangan volume pekerjaan,dan pembayaran yang di cicil tidak tepat waktu.
Maka dari ituh hasil investigasi Tiem yang di lapangan kami mensinyalir kerugian pemerintah propinsi banten dalam pelaksanaan pembangunan RSUD Cilograng dengan di temukanya rencana anggaran biaya( RAB) yang minim yang di berikan maincon kepada para vendor.
Saat di konfirmasi Hasan Selaku dari masyarakat peduli( mpp) pembangunan Hasan Sadeli dari masyarakat peduli pembangunan mengatakan," saya sudah melayangkan surat pada inspektorat dan kejati Banten menyampaikan beberpa persoalan terkait proses pembangunan RSUD Cilograng yang diduga ada tindakan yang merugikan negara dengan ditemukannya beberapa struktur dasar pekerjaan/bangunan yang tidak sesuai RAB. Dan juga penggunaan material kualitas rendah walaupun ber SNI. Ucap hasan
Lanjut Hasan ini jelas adanya dugaan tindak pidana korupsi, ini sudah saya laporkan ke inspektorat Banten dan Kejati Banten , adanya dugaan kongkalingkong antara pengawas PT. Fajar Konsultan dengan Pelaksana pembanguan RSUD Cilograng yang dikerjakan oleh PP URBAN, dan juga adanya indikasi markup terkait harga satuan yang dilakukan oleh pihak terkait sehingga harga satuan yang diberikan terhadap vendor/pemborong dibawah harga standar, dan tentunya ketika harga satuan tersebut rendah, maka vendor terpaksa menggunakan material yang berkualitasa rendah dan murah untuk mengejar keuntungan. dalam hal ini cukup jelas pemerintah akan dirugikan dengan perbuatan curang tersebut. Jelas hal ini terjadi kelalaian pengawasan yang dilakukan oleh pihak dinas kesehatan Provinsi Banten(KPA) dan selaku (PPK), di pembanguna RSUD Cliograng.tutup nya
(M Gopur)