Warga Kampung dengung timur Resah Dengan adanya Pembuangan Sampah Carut marut di wilayah kecamatan Maja
Font Terkecil
Font Terbesar
LEBAK, GEMABANTEN.COM - Dengan adanya Tempat Pembuangan Sampah Di Kampung dengung,desa Sindangmulya kecamatan Maja,Warga Menjadi Resah serta Mengganggu aktivitas warga,Di kernakan Sampah sampah tersebut Carut marut.
Berdasarkan Hasil Investigasi Awak Media terhadap warga kp dengung timur,bawasanya Kami Merasa Terganggu dan tidak nyaman. dalam posisi sekarang belum apa apa'tetapi di saat posisi musim hujan minta ampun bau dan lalatpun nyebar ke permukiman warga,itulah ke hawatiran kami,Apalagi setuasi dengan banyak nya sampah di jalanan,sehingga yang melewati juga harus menunggu di rapihkan terlebih dahulu sampah nya.Tegas nya
Saat di konfirmasi oleh awak media salahsatu warga kp dengung timur dia,yang gan bisa di sebutkan nama nya' menyatakan bawasan nya,Kami selaku warga masyarakat kp dengung merasa tidak nyaman adanya pembuangan sampah di sini,karena yang pertama Sampah tersebut bau,dan mengundang penyakit,apalagi sampe Menutup jalanan sampah tersebut.ucap dia
Lebih lanjut ia,Kami berharap kepada pemerintahan Lebak agar segera mengondisikan tempat pembuangan sampah,jangan sampe sampah sampah ini mengganggu jalanan pasilitas umum.
Saat di konfirmasi olah awak media,Johan Selaku dari kepala UPT TPA,mengatakan bawasanya ,Inti nya kami tidak sengaja membuang sampah di jalan.Sehubungan Alat berat Rusak Satu,exsapator karena Beko saat ini dalam tahap perbaikan,sebenarnya kami juga kelabakan,dan saya juga meminta ke anak buah endin,selaku pekerja di situs,tolong di tertibkan semuanya,karena kami juga kasian ke masyarakat juga,dan kita juga ga tinggal diam bahkan kami juga mengasih motipasi ke bawahan semuah tolong di seterilkan di lokasi,karena setiap hari Angkutan sampah datang terus menerus,di perkirakan sebanyak 65 tonan setiap harinya.ucap johan
Lanjut johan' kita juga antusias serta malu ke pak kadis,karena kami juga membatu program dinas LH juga,karena kewajiban kita,ya kami juga tetap menekankan ke bawahan,terutama ke operator.Saya juga ga mungkin misalkan membuang sampah ke jalan,karena apa memang akses jalan tertutupi saat ini,di kernakan ke kuranfan alat.Kami juga terus memerintahkan ke bawahan,biar kondusif,karena kami merasa sebagai pelayanan masyarakat,dan saya pribadi sebagai kepala UPT TPA,tidak bosan bosan untuk memerintahkan ke bawahan,karena kami sudah di perintahkan sebagai tepoksi nya masing masing.dan saya juga sudah menegaskan kepada bawahaan tolong ini masalah sampah jangan berceceran di jalan,karena melihat aksesnya sekarang ini,Sampah numpuk di Sanah,sementara saat ini kami juga sedang berupaya apalagi kami Sudah ada Perintah dari pak Kadis,tetap upayah ajah. kami untuk upaya, Emang ini kesalahan dari kami.apalagi saat ini pembangunan jalan sebentar lagi mau di bangun.kami juga bukan tidak malu sama pimpinan,selam ini kami selalu di pantau terus via telp oleh pimpinan kami.tutupnya
(M.gopur/red)