Halal Bihalal dan Pembukaan Latihan Rutin, PPSTB Macan Putih Kemiri Perkuat Pembinaan dan Pelestarian Silat Terumbu Banten
Tangerang,//Gemabanten.com – Perguruan Pencak Silat Terumbu Banten (PPSTB) Padepokan Macan Putih Kemiri menggelar kegiatan halal bihalal sekaligus pembukaan latihan rutin, yang berlangsung di beskem Padepokan Macan Putih, Kampung Kemiri Tegal, RT 01 RW 02, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Banten, pada malam hari pukul 20.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan ini dihadiri oleh para pengurus dan pelatih Padepokan Macan Putih, jajaran pengurus Ormas Pendekar Banten PAC Kemiri, serta perwakilan pengurus PPSTB Mauk. Suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan tampak mewarnai jalannya acara.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan-sambutan, pembacaan tahlil dan doa bersama, serta ditutup dengan ramah tamah antar peserta yang hadir.
Ketua PPSTB Padepokan Macan Putih Kemiri, Kusnadi yang akrab disapa Bokir, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya menjaga konsistensi dalam berlatih serta meningkatkan prestasi dalam seni bela diri.
“Semangat latihan harus terus dijaga. Kami dari pengurus berkomitmen untuk memfasilitasi kebutuhan sarana dan prasarana demi menunjang kegiatan pelatihan yang maksimal,” ujarnya.
Sementara itu, pembina padepokan, Ustaz Abdul Haris atau yang lebih dikenal dengan Abah Adung, memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus, anggota, dan siswa yang terus aktif dalam kegiatan latihan. Ia menekankan bahwa pencak silat bukan hanya soal kemampuan fisik, tetapi juga pembentukan karakter.
“Latihan ini harus menjadi sarana membentuk pribadi yang berbudi luhur, berakhlak mulia, dan memiliki kemampuan intelektual yang mampu bersaing tidak hanya di tingkat regional, tetapi juga global,” ungkapnya.
Di sisi lain, Syamsul selaku perwakilan pengurus PPSTB Mauk berharap adanya sinergi yang terus terjalin antara PPSTB Kemiri dan PPSTB Mauk dalam pembinaan dan pelatihan.
“Sebagai ‘kakak’, PPSTB Kemiri diharapkan terus membimbing dan bersinergi dengan PPSTB Mauk, agar bersama-sama melestarikan warisan budaya leluhur, yakni silat Terumbu Banten,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan komitmen dalam melestarikan pencak silat Terumbu Banten semakin kuat, sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pembinaan generasi muda di bidang seni bela diri tradisional.
Redaksi
