Respons Cepat, Tim Gabungan Tangani Teror Sarang Tawon di SD 3 Kampung Kemiri
Kabupaten Tangerang,//Gemabanten.com – Suasana aman kini kembali menyelimuti lingkungan belajar di SD 3 Kampung Kemiri, RT 013/RW 04, Desa Kemiri, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang. Pada Senin (25/5/2026), sebuah operasi tanggap darurat berhasil dilangsungkan demi mengamankan area institusi pendidikan tersebut dari ancaman lingkungan.
Objek yang menjadi sasaran utama dalam agenda kali ini adalah sebuah sarang tawon berukuran cukup besar yang melekat di area sekolah. Keberadaan koloni serangga penyengat itu kian hari kian mencemaskan, sehingga menuntut adanya tindakan nyata dari pihak-pihak terkait.
Langkah evakuasi dan pemusnahan ini dipimpin langsung oleh empat personel andal dari Pemadam Kebakaran (Damkar) Unit Mauk. Tim penyelamat tersebut bergerak cepat setelah menerima laporan mengenai adanya potensi bahaya yang mengintai warga sekolah.
Tidak berjuang sendirian, korps baju biru tersebut bahu-membahu bersama Ketua Relawan Pemadam Kebakaran (RedKar) Kecamatan Kemiri, Jay. Ia hadir memimpin langsung jajaran anggotanya untuk memberikan bantuan taktis di lokasi kejadian.
Guna memastikan seluruh proses berjalan dengan lancar dan sesuai prosedur, sejumlah aparatur pemerintah setempat turut memantau jalannya kegiatan. Hadir di lokasi, Staf Bina Wilayah (Binwas) Kecamatan Kemiri, Eman Sumantri, yang mengawasi jalannya koordinasi lapangan.
Selain itu, aspek ketertiban sepanjang jalannya sterilisasi wilayah juga dikawal ketat oleh Ade Mahdi. Selaku perwakilan Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Kemiri, kehadiran beliau memastikan area sekitar tetap kondusif selama proses pembersihan berlangsung.
Operasi pemusnahan rumah serangga berbahaya tersebut berlangsung sangat sigap dan efisien. Berkat keahlian serta kesiapan armada yang diterjunkan, seluruh proses penanganan sukses diselesaikan hanya dalam kurun waktu sekitar 10 menit saja.
Intervensi kilat ini mendesak untuk segera diwujudkan lantaran situasi di lapangan sudah sangat mengkhawatirkan. Sebelum tindakan ini diambil, dilaporkan telah ada beberapa siswa dan siswi SD 3 Kemiri yang menjadi korban sengatan dari tawon-tawon liar tersebut.
"Langkah preventif dan eksekusi cepat ini merupakan bentuk pelayanan prima demi keselamatan generasi bangsa. Kami bersyukur penanganan berjalan tanpa kendala berarti," ujar Jay dilokasi.
Kini, berkat sinergi yang solid antara Damkar Unit Mauk, jajaran pemerintahan Kecamatan Kemiri, serta elemen RedKar, sumber bahaya telah berhasil dieliminasi sepenuhnya. Ruang lingkup sekolah sekarang dinyatakan bebas dari teror sengatan serangga dan kembali asri.
Dengan selesainya pembersihan tersebut, roda aktivitas akademis di SD 3 Kemiri dipastikan dapat bergulir secara normal lagi. Para murid dan guru kini bisa melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan rasa tenang, nyaman, dan tanpa diselimuti rasa waswas.
Sumber : Redkar Kecamatan Kemiri
