BREAKING NEWS

Korcam dan KASPPG Panimbang Perkuat Pembenahan Berkelanjutan demi Pelaksanaan MBG Sesuai SOP




PANDEGLANG — gemabanten.com Koordinator Kecamatan (Korcam) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Panimbang, Dimas Dhika Alpiyan, menegaskan komitmennya untuk terus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya. Upaya tersebut dilakukan bersama seluruh Kepala SPPG (KASPPG) guna memastikan setiap tahapan operasional berjalan sesuai standar dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat penerima.


Dalam keterangannya, Dimas menyampaikan bahwa pengawasan dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari proses produksi makanan hingga distribusi kepada penerima manfaat. Menurut dia, konsistensi terhadap standar operasional prosedur (SOP) menjadi faktor utama agar program nasional tersebut berjalan efektif dan tepat sasaran.


“Evaluasi terus kami lakukan secara menyeluruh agar seluruh kegiatan operasional, mulai dari produksi hingga pendistribusian MBG di Kecamatan Panimbang, dapat berjalan sesuai SOP yang telah ditetapkan,” ujar Dimas, Jumat (8/5/2026).


Ia menjelaskan, koordinasi lintas pelaksana di tingkat kecamatan terus diperkuat melalui supervisi rutin bersama para KASPPG. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah sekaligus memastikan kualitas menu, kesiapan logistik, serta standar pemenuhan gizi tetap terjaga.


Dimas menambahkan, berbagai kendala teknis di lapangan juga menjadi perhatian utama dalam proses pembenahan. Karena itu, pihaknya terus melakukan penyesuaian dan penyempurnaan agar pelaksanaan program semakin optimal dari waktu ke waktu.


“Kami ingin memastikan seluruh pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan. Karena itu, perbaikan berkelanjutan menjadi bagian penting dalam sistem kerja yang kami bangun,” katanya.


Sejumlah KASPPG di Kecamatan Panimbang turut menyatakan dukungannya terhadap langkah evaluatif tersebut. Fahrul Bahkri menilai pengawasan rutin diperlukan untuk menjaga kualitas layanan kepada masyarakat.


“Koordinasi yang intensif membuat pelaksanaan di lapangan lebih terarah, terutama dalam memastikan kualitas makanan dan ketepatan distribusi,” ungkap Fahrul.


Sementara itu, Suryulis menekankan pentingnya sinergi antarpetugas agar seluruh proses dapat berjalan secara efektif dan efisien.


“Kami terus memperkuat komunikasi antarpelaksana supaya setiap kendala bisa segera ditangani dan tidak menghambat pelayanan kepada penerima manfaat,” ujarnya.


Hal senada disampaikan Kristof yang menilai evaluasi berkala menjadi langkah penting dalam menjaga mutu program. Menurut dia, pengawasan terhadap standar gizi dan kesiapan logistik harus dilakukan secara konsisten agar pelayanan tetap maksimal.


Adrian juga menyebut keterbukaan terhadap masukan masyarakat menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan MBG di Panimbang.


“Kritik dan saran dari masyarakat sangat dibutuhkan sebagai bahan evaluasi agar pelayanan yang diberikan semakin baik,” katanya.


Dimas menegaskan, pihaknya siap mengakomodasi berbagai aspirasi dari masyarakat penerima manfaat. Ia berharap keterlibatan publik dapat menjadi bagian dari penguatan program sehingga manfaat MBG benar-benar dirasakan secara luas.


“Kami terbuka terhadap kritik dan saran yang membangun. Aspirasi masyarakat akan menjadi bahan evaluasi bagi kami agar Program MBG di Kecamatan Panimbang dapat berjalan sebagaimana mestinya dan memberikan kepuasan bagi para penerima manfaat,” tutur Dimas.


penulis' Redaksi

Posting Komentar
ADVERTISEMENT