Dugaan Pungutan di Sekolah, Orang Tua Siswa Keluhkan Beban Biaya
Tangerang,//Gemabanten.com — Praktik pungutan di lingkungan sekolah kembali menjadi sorotan. Sejumlah orang tua siswa mengeluhkan adanya berbagai biaya yang dinilai memberatkan dan terus berulang setiap tahun.
Hal tersebut diduga terjadi di SMP Negeri 4 Cikupa. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejak tahun 2023 hingga 2025 terdapat kegiatan sekolah, termasuk program wisata (tour), yang tetap dilaksanakan dengan biaya yang disebut mencapai hampir Rp500.000 per siswa.
Seorang siswa berinisial “B”, yang kini duduk di kelas 9, mengungkapkan rasa tidak nyaman atas kondisi tersebut. Ia mengaku kerap merasa malu ketika harus menjelaskan kepada orang tuanya mengenai kebutuhan biaya sekolah yang terus muncul.
“Saya dari kelas 7 sampai sekarang kelas 9 kadang merasa malu, karena selalu ada permintaan biaya. Sampai-sampai saya jadi tidak berani menyampaikan rencana kegiatan sekolah kepada orang tua,” ujarnya.
Menanggapi hal ini, Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Cikupa, Iis Komara Ningsih, S.Pd., membenarkan adanya kegiatan tour. Namun, ia menyatakan tidak mengetahui secara rinci besaran biaya yang dibebankan kepada siswa.
Sementara itu, Ketua Umum LSM Karya Bangsa, Marpaung, mempertanyakan pernyataan tersebut. Dalam keterangannya melalui sambungan telepon, ia menilai tidak wajar jika seorang kepala sekolah tidak mengetahui rincian biaya kegiatan di institusinya.
“Secara logika, sulit diterima jika pimpinan sekolah tidak mengetahui detail biaya kegiatan yang dilaksanakan,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari pihak sekolah terkait mekanisme penetapan dan transparansi biaya kegiatan tersebut.
Penulis: Makmur/Tim
